Rabu, 07 Agustus 2024

Pakan dan Jarak - By Mas Nino - Part 1


Feeding (pakan) sebenernya ini pelajaran yg prioritasnya ada di peringkat 4. Artinya dibilang ga penting, tapi pada suatu saat akan penting juga. Maksudnya gini, seandainya lawan kita kualitas burungnya rendah, kesehatan kandangnya juga minim, perawatannya sangat minim.
Maka bermodalkan trah, kesehatan dan perawatan saja kita sudah mendominasi lomba. Pakan asal-asalan pun peluang kita juara besar. Bukan kita yg trampil dan mahir tapi memamg lawannya yg empuk, banyak celah lemahnya. 

Sesuai janji kita bahas feeding pada konsep garis besarnya saja. Sekedar sharing utk membuka wawasan. Kita coba kaitkan feeding dg jarak dan waktu. Nanti di dalamnya termasuk pakan utk recovery. Hal utama yg harus diingat dalam menyusun komposisi pakan harus efektif dan efisien. Efektif tercapai tujuannya, sesuai dg keperluannya. Efisien itu kira-kira tidak merepotkan dan berbiaya rendah. Intinya susun komposisi sesuai keperluan dg biaya serendah mungkin. Misal, kalo memang kacang polong susah didapat di sekitar kita, ya ganti dg yg lain. Kalo jagung memang berlimpah dan murah, optimalkan penggunaannya.

Jika komposisi dikaitkan dg jarak, ada 2 komponen nutrisi yg kita pertimbangkan untuk ini yaitu karbohidrat dan lemak. Konsep dasarnya saat jarak masih dekat karbo harus dominan, lemak secukupnya. Semakin jauh jarak perbandingannya semakin terbalik, lemaknya yg semakin banyak. Kenapa begitu, nanti silakan belajar tentang otot merpati. Ototnya itu unik dalam menyimpan dan melepas energi. 

Contoh dalam praktek misalnya jarak di bawah 400km maka gambaran komposisinya 70% karbo dan 30% lemak. Perbandingan ini akan bergeser seiring bertambahnya jarak. Katakanlah jarak masuk di 500km, komposisinya jadi 60 : 40. Lanjut sampai jarak 600km jadi 50:50. Di atas 650km sudah masuk jarak long, komposisi berubah lagi jadi mulai terbalik 40:60. Pemain long biasa menyederhanakan dg istilah,”Digendutin aja…”

Kita sederhanakan dalam bentuk komposisi bijian nyata. Misalnya mau bikin komposisi 70% karbo dan 30% lemak. Maka gambaran sederhananya 70% jagung dan 30% bijian lain yg dicampur. Contoh bijian yg kandungan lemaknya tinggi itu kacang tanah, milet, canary seed. Kacang tanah pakai sedikit aja, muahal soalnya hahaha… Menang belum tentu, dompet udah pasti kalah. 

Gambaran umum di luar negeri sana, rata-rata hanya pemain short dan mid yg ngulik pakan. Mereka main di sisi ini. Dan komposisi pakan buat mereka termasuk rahasia kandang. Komposisi ini mereka tutup rapat sekali. Sementara pemain long jarang merubah komposisi pakannya. Dari awal menetas sampai lomba komposisinya tetap. 

Sekarang gambaran pemain kita, rata-rata belum sampai pada taraf mengutak-atik komposisi pakan. Rata-rata masih mengandalkan trah. Karena memang kesenjangan kualitas kandang di kita masih sangat berjarak. Pesan engkong Karna Tjendra, kacang hijau wajib ada. Kalo pak Sadikun almarhum, kaca tolo wajib ada. Tersirat bahwa kalo kita datangi 10 kandang, maka kita akan dapat 10 komposisi pakan. Artinya lagi, komposisi ini kreasi kita dan bebas merdeka dalam menyusun. Pakemnya secara garis besar seperti yg saya gambarkan sebelumnya. Seandainya pun tidak mau merubah komposisi juga bebas merdeka. Kita diberi kebebasan utk memilih…

repost dari Postingan FB Mas Nino di Grup JOKER


 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar